Home - News - Articles - Forum - Downloads - Web Links
Search    
Search
Navigation
Home
News
Articles
Forum
Downloads
Web Links
Photo Gallery
MP3 Player
Game Online
Contact admin
Guestbook
Search
Users Online
Guests Online: 2
No Members Online

Registered Members: 131
Unactivated Members: 3
Newest Member: yussi
Forum Threads
Newest Threads
Pengumpulan Dana Reu...
linux suse
Hakim & Susi @ Amplaz
Backtrack 4 Pre rele...
dicari hardist
Hottest Threads
Expiration Date A... [40]
Reuni Alumni Proa... [30]
Hakim & Susi @ Am... [14]
saran; tambah topic [12]
exportir minyak b... [12]
Latest Articles
Hakekat Bekerja dan ...
Kerang
Harta kita yang sebe...
Pecel lele
Malang atau beruntung
Today's Birthdays
No birthdays today
Calendar
September
SSRKJSM
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Events
Click here for more
Last Seen Users
inayah 2 days
iman 1 week
amad 2 weeks
igoen 3 weeks
mashari 4 weeks
admin 5 weeks
zasta cool11 weeks
wien12 weeks
agus taryana13 weeks
setyo astuti18 weeks
Fight Spam
Secangkir teh pembawa sial
"Renungan : 90 % vs 10 %"

Assalamu'alaikum

Sahabat CCM, mungkin hal-hal ini pernah atau sering terjadi dalam kehidupan kita. Seperti kisah berikut ini.

Cerita, "Secangkir teh pembawa sial"

tak seperti biasa sebut saja Budi (bukan nama sebenarnya) memulai harinya dengan wajah yang lesu. Semalam ia harus menyelesaikan tugas matakuliah karena memang esok adalah hari terakhir mengumpulkannya. Raut lesu dan sayup terlihat jelas karena baru jam 3 pagi ia baru bisa terlelap.Padahal jadwal kuliah dimulai pukul delapan pagi.

Pagi itu, sang ibu yang memaksa Budi untuk bangun dan tak lupa ibunya menyiapkan sarapan ala kadarnya untuk keluarga. Menjadi kebiasaan dikala pagi, Budi sekeluarga sarapan bersama.

Namun, tak disangka pagi itu, saat sarapan, adik perempuannya menumpahkan secangkir teh tepat disamping Budi. Tak pelak Budi terhenyak, dan segala umpatan dan emosi keluar dari mulut Budi. Akibatnya sang adik pun menangis dan menyebabkan ketinggalan naik bis sekolah. Budi pun terpaksa harus mengantar adiknya karena jarak sekolahnya cukup jauh.

Kegiatan yang semula direncanakan mulai berantakan. Budi pun harus merelakan waktunya untuk mengantarkan adik. Di jalan ia memacu laju kendaraannya begitu cepat dan berbahaya.Namun sayang,jam sekolah telah dimulai dan adiknya pun dianggap telat oleh gurunya.

Hari itu menjadi hari terburuk Budi. Berawal dari teh yang tumpah,seakan-akan menjadi kutukan dalam kejadian-kejadian berikutnya. Sang adik telat, ia pun juga. Bahkan yang lebih parah, Budi kena tilang karena menerobos lampu lalulintas dan mengendarai motor melampaui batas kecepatan.
"kalau tau begini, tadi gak usah sarapan saja,," begitulah ungkapan sesal Budi.


***

Sahabatku, apa yang telah terjadi diatas, atau mungkin dengan versi yang berbeda dengan apa yang kita alami sehari-hari adalah wujud dari ketidaksempurnaan kita untuk menguasai apa yang/akan kita lakukan.

Sahabatku, bukanlah salah karena Budi ditakdirkan menerima tumpahan teh dari adiknya namun reaksi setelah itu yang menjadi penentu kenapa Budi bernasib buruk.

"10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita."
"90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/memberi respon."

Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. dan Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini.

Namun yang 90% lagi berbeda. itu adalah reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol jatuhnya sebuah cangkir, namun kita dapat mengendalikan reaksi! kita!

Kenapa Budi?
Karena reaksinya pagi itu.

Kenapa hari nya buruk?
a) Karena secangkir teh yang tumpah?
b) Kecerobohan adiknya?
c) Polisi yang menilang?
d) Karena dirinya sendiri?

Jawaban-nya adalah D.

Budi tidak dapat mengendalikan tumpahnya teh itu. Namun bagaimana reaksi-nya 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan harinya menjadi buruk.

Ini yang mungkin terjadi jika ia bereaksi dengan cara yang berbeda.

Teh tumpah di kemejanya. Adiknya sudah siap menangis. namun ia bisa dengan Lembut berkata : "Tidak apa-apa sayang/adik, lain kali kamu lebih hati-hati ya".

Budi pergi mengganti kemeja dengan tenang dan melihat sang adik sedang naik ke dalam bus sekolah. Budi dapat tiba di kampus 5 menit lebih awal karena tidak perlu berurusan dengan polisi, dan dengan riang Menyalami para kawan..

Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan hal yang berbeda.

Kenapa?
Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi.Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.

Terima kasih telah membaca dan semoga reaksi kita bisa lebih baik dalam menyikapi hal-hal diluar kehendak dan keinginan kita. Ingat Tuhan punya rencana indah buat hamba-hambaNya,namun IA pun berhak menilai seberapa jauh hambanya yang bertakwa...

SALAM MOTIVASI...

Wassalam...
Posted by iman on January 26 2010 08:49:54 · 0 Comments · 51 Reads · Print
Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Login
Username

Password



Not a member yet?
Click here to register.

Forgotten your password?
Request a new one here.
Member Poll
Apakah kamu bisa datang di Reuni Akbar 03 April 2010?

Ya

Mungkin

Tidak

You must login to vote.
Shoutbox
You must login to post a message.

iman
28/08/2010 23:07
sepi bener........

inayah
24/08/2010 06:50
Mmmm.....msh sepi ya, blm ad info/kbr trbaru.....

mashari
07/08/2010 15:35
pertemuan reuni alumni 2 bulanan berikutnya bertempat di rumah ibu winarni/bpk romli bulan sept2010

admin
19/07/2010 20:01
kusut bener.....

wien
10/06/2010 07:51
Pertemuan rutin alumni Yogya bulan Juli bertempat di rumah Christina/Rosidi di Kaliurang. tanggal dan lokasi menyusul

igoen
05/06/2010 13:50
Assalamualaikum... smiley

admin
03/06/2010 11:00
Kok sepi sih smiley(

mashari
12/05/2010 15:31
pertemuan rutin alumni di jogja periode 2 bulanan bertempat di rumah sdr. suhendri/ sri rahmi, tgl 30mei2010 jam 09.00 sampai selesai

wien
01/05/2010 22:55
Berita gembira : alhamdulillah telah lahir putra pertama dari Rohiman-Ria angkatan 2001, lahir pada hari kamis 29-4-2010 ba'da isya dengan berat 3.6kg panjang 49cm. deberi nama "Muhammad Irsy

admin
26/04/2010 06:18
@ Yana : Selamat Ultah Bos

Shoutbox Archive