Home - News - Articles - Forum - Downloads - Web Links
Search    
Search
Navigation
Home
News
Articles
Forum
Downloads
Web Links
Photo Gallery
MP3 Player
Game Online
Contact admin
Guestbook
Search
Users Online
Guests Online: 2
No Members Online

Registered Members: 131
Unactivated Members: 3
Newest Member: yussi
Forum Threads
Newest Threads
Pengumpulan Dana Reu...
linux suse
Hakim & Susi @ Amplaz
Backtrack 4 Pre rele...
dicari hardist
Hottest Threads
Expiration Date A... [40]
Reuni Alumni Proa... [30]
Hakim & Susi @ Am... [14]
saran; tambah topic [12]
exportir minyak b... [12]
Latest Articles
Hakekat Bekerja dan ...
Kerang
Harta kita yang sebe...
Pecel lele
Malang atau beruntung
Today's Birthdays
No birthdays today
Calendar
September
SSRKJSM
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Events
Click here for more
Last Seen Users
admin 1 day
inayah 4 days
iman 1 week
amad 2 weeks
igoen 3 weeks
mashari 4 weeks
zasta cool12 weeks
wien13 weeks
agus taryana13 weeks
setyo astuti18 weeks
Fight Spam
Antara Anak dan Ayah
Sahabat,

Alkisah suatu ketika, ada seorang anak yang menangis menemui guru kesayangannya. Sang anak rela berjalan jauh mendatangi rumah gurunya tersebut. Anak itu berumur sekitar 12 tahun. Namanya Ade.

“Pak Guru, aku benci pada Ayahku!... Benci sekali!” teriaknya sambil mendekati gurunya.

“Tenang dulu Ade... tenang...” sang guru mencoba menenangkan Ade, anak yang menangis tersedu-sedu, sambil memeluk dirinya.

“Kenapa Ade membenci Ayah? Coba katakan dengan tenang.”

”Pak Guru, Ayah sering membentakku... Ayah sering menjewerku! Baru saja, saya dimarahin... Pokoknya aku benci dia!” jawab Ade sambil menangis.

”Tenang, dulu Ade...”, ucap Gurunya, sambil mengambil sebuah kertas dan pena, yang kemudian di berikan kepada Ade.

”Coba Ade tuliskan di kertas ini, apa saja kekurangan Ayah Ade, sejak Ade masih kecil hingga sekarang...” kata sang guru kepada Ade. Ade terheran-heran sambil mengusap air matanya. Dia menatap kertas yang disodorkan gurunya.

Perlahan-lahan Ade mulai menuliskannya satu persatu kekurangan Ayahnya. Ayahnya yang suka membentak, suka menjewer dia, dan marah-marah. Dia tulis satu persatu dalam kertas tersebut.

”Sudah Ade?... Kalau sudah, sekarang coba tuliskan segala kelebihan dan kebaikan Ayahmu, sejak Ade masih kecil sekali hingga sekarang... Ayo, tuliskan...” pinta gurunya.

Sejenak Ade berfikir, dengan pandangan condong keatas, mencoba mengingat masa lalunya. Hingga satu persatu ia tuliskan kelebihan dan kebaikan ayahnya. Ayahnya yang suka membelikan dia mainan, mengajak bermain di taman, menggendongnya, membelikan es krim, menemaninya belajar, dan lainnya.

”Sudah Ade?” tanya sang guru dengan halus. Adepun menganggukkan kepalanya, sambil menatap wajah sang guru.

”Nah coba perhatikan, ternyata jauh lebih banyak kebaikan dan kelebihan Ayahmu, dibandingkan kekurangan dan keburukan Ayahmu. Lalu kenapa Ade masih membenci beliau? Harusnya Ade, bersyukur kepada Allah, karena diberikan Ayah yang mencintaimu.”

”Tahukah Ade, ketika engkau masih berada dalam kandungan ibu. Ayah sangat senang mendengar bahwa beliau akan menjadi ayah. Beliau memberitahu kepada seluruh temannya. Dengan bangga dia bercerita bahwa ia akan menjadi bapak. Anak ini Insya Allah akan menjadi anak yang sholeh atau sholehah, berguna bagi Agama, bangsa dan negara. Itulah kata-kata yang dicapkan Ayahmu kepada teman-temannya”

”Tahukah engkau, ketika ibumu akan melahirkan dirimu? Beliau pontang panting mencari bidan terbaik, agar engkau lahir di dunia ini dengan sehat dan sempurna. Beliau tak peduli berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan. Hingga tiba saatnya beliau menangis bahagia ketika melihat dirimu lahir dengan sehat. Sujud syukur dia lakukan tuk mensyukuri karunia-Nya, sambil berdoa agar dirimu menjadi anak yang sholeh, dan berbakti.”

”Tahukah engkau, ketika engkau masih bayi, Ayahmu dan Ibumulah yang membersihkan kotoranmu. Ketika engkau sulit bernafas karena pilek, beliau yang menyedot kotoran hidungmu dengan mulut beliau...”

”Pasti engkau ingat Ade? Ketika engkau harus sekolah, beliau harus membelikan seragam, buku, sepatu, dan lain-lian untukmu. Tahukah engkau Ade, bahwa beliau harus hutang sana sini untuk membelikan itu semua. Beliau merelakan bekerja seharian untuk membayar hutang-hutang itu.”

”Lalu, apakah pantas Ade membenci Beliau?” tanya sang guru.

Ade menunduk, dan air matanya mengalir kembali. ”Tidak pantas Pak Guru.” jawabnya lirih sambil tersedu-sedu.

”Nah, pulanglah segera. Pasti beliau sedang mencarimu kemana-mana karena mengkhwatirkanmu. Minta maaflah kepada Beliau. Dan berjanjilah akan menjadi anak yang sholeh yang berbakti kepada orang tua.”

”Tok... tok... tok... Assalamualaikum!” tiba-tiba terdengar seorang tamu mengetok pintu rumah.

“waalaikum salam!” Pak Guru segera membukakan pintu.

Ade terperanjat kaget melihat seorang pria yang berada di depan pintu itu. Adepun langsung beranjak berdiri dan memeluknya. Ya, tamu itu adalah ayahnya yang sedang mencari Ade. Sang Guru hanya menatap terharu melihatnya mereka berdua berpelukan.

~~~

Sahabatku, mungkin kisah ini sama dengan pengalaman kita kepada Ayahanda kita. Mungkin ada diantara kita yang masih membenci Ayah kita, karena sikapnya yang tidak sesuai dengan harapan kita. Sudahkah engkau mengingat jasa beliau kepada kita, sebelum mengingat kekurangan beliau?

Sahabat, ketahuilah... Ayah kita adalah sebaik-baik lelaki yang mencintai kita. Mungkin sikapnya tidak sesuai dengan harapan kita. Tapi yakinlah, jangan pernah meragukan, akan ketulusan dan kebesaraan cintanya kepada kita. Yakinlah itu sahabat.

Terimakasih, telah membaca. Semoga bermanfaat.
Salam motivasi dari sahabatmu...
Posted by iman on February 24 2010 09:21:03 · 0 Comments · 27 Reads · Print
Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Login
Username

Password



Not a member yet?
Click here to register.

Forgotten your password?
Request a new one here.
Member Poll
Apakah kamu bisa datang di Reuni Akbar 03 April 2010?

Ya

Mungkin

Tidak

You must login to vote.
Shoutbox
You must login to post a message.

iman
28/08/2010 23:07
sepi bener........

inayah
24/08/2010 06:50
Mmmm.....msh sepi ya, blm ad info/kbr trbaru.....

mashari
07/08/2010 15:35
pertemuan reuni alumni 2 bulanan berikutnya bertempat di rumah ibu winarni/bpk romli bulan sept2010

admin
19/07/2010 20:01
kusut bener.....

wien
10/06/2010 07:51
Pertemuan rutin alumni Yogya bulan Juli bertempat di rumah Christina/Rosidi di Kaliurang. tanggal dan lokasi menyusul

igoen
05/06/2010 13:50
Assalamualaikum... smiley

admin
03/06/2010 11:00
Kok sepi sih smiley(

mashari
12/05/2010 15:31
pertemuan rutin alumni di jogja periode 2 bulanan bertempat di rumah sdr. suhendri/ sri rahmi, tgl 30mei2010 jam 09.00 sampai selesai

wien
01/05/2010 22:55
Berita gembira : alhamdulillah telah lahir putra pertama dari Rohiman-Ria angkatan 2001, lahir pada hari kamis 29-4-2010 ba'da isya dengan berat 3.6kg panjang 49cm. deberi nama "Muhammad Irsy

admin
26/04/2010 06:18
@ Yana : Selamat Ultah Bos

Shoutbox Archive